By Socrates – Perjudian di Singapura dimulai sejak era kolonial Inggris dan dilegalkan tahun 1923. Awalnya, hanya eksperimen. Tapi aibatnya, warga Singapura kecanduan judi. Kejahatan meningkat. Sejak itu, judi hanya diizinkan dilakukan oleh dua operator utama: Singapore Pools untuk lotere dan Singapore Turf Club untuk pacuan kuda.
Toto adalah lotere judi legal di Singapura dan Malaysia. Singapore Pools didirikan 23 Mei 1968 untuk mengendalikan judi ilegal. Sports Toto adalah operator lotere terbesar di Malaysia, yang didirikan oleh pemerintah Malaysia tahun 1969.
Sejak 19 Mei 1986 Toto ditawarkan sebagai permainan terkomputerisasi dan tersedia secara online. Toto adalah jenis aktivitas perjudian paling populer kedua setelah 4-Digit. Toto dapat dibeli dari salah satu outlet Singapore Pools di seluruh Singapura. Pengundian dilakukan setiap hari Senin dan Kamis sore.
Caranya, pembeli memilih enam nomor dari 1 hingga 49. Tiga atau lebih nomor pemenang pada tiket yang cocok dengan tujuh nomor yang ditarik memenuhi syarat mendapat hadiah uang tunai. Indonesia, seperti kedua negara tetangganya Singapura dan Malaysia, juga pernah melegalkan perjudian.
Yakni Lotto, singkatan dari Lotre Totalisator. Kala itu, di tahun 1968, Lotto dijual pemerintah daerah Surabaya menghimpun dana untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) yang akan diadakan di tahun 1969. Selain itu, gubernur DKI Jakarta saat itu Ali Sadikin mengizinkan berdirinya kasino dan melegalkan lotre yang diberi nama Toto dan NALO.
Setelah toto dan nalo ditutup, muncul undian kupon Porkas. Pembeli diharuskan untuk menebak hasil pertandingan pada 14 klub yang berkompetisi di Galatama, apakah menang, kalah, atau seri. Tahun 1987, Porkas kemudian berganti nama jadi KSOB, alias Kupon Sumbangan Olahraga Berhadiah.
Belakangan, muncul SDSB (Sumbangan Dermawan Sosial Berhadiah). Pembeli cukup beli kupon undian yang sudah disediakan saja, yaitu kupon A seharga Rp5 ribu dengan hadiah Rp1 milliar dan kupon B seharga Rp1 ribu dengan hadiah Rp3,6 juta. Puncaknya, kios kupon SDSB dibakar massa. Pemerintah akhirnya mencabut izin dan secara nasional menghapus SDSB pada 25 November 1993.
Setelah perjudian di Indonesia ditutup, muncul Toto Gelap alias togel. Togel Singapura mulai dikenal di Indonesia sejak era 80-an.
Di masa itu, akses ke luar negeri memang masih terbatas, tapi informasi tentang permainan ini menyebar dengan cepat. Para pemain togel lokal yang sudah akrab dengan permainan angka tradisional merasa tertarik dengan format lotere yang lebih modern dan transparan seperti yang ditawarkan oleh Singapura.
Sudah lama, Singapura mengizinkan perjudian. Mulai dari judi 4D atau toggle alias judi togel, taruhan online tebak skor sepakbola. Dari pertandingan seri A Italia, Liga Inggris sampai Liga Super Indonesia. Di berbagai lokasi, konter 4 D menjadi sasaran antrian setiap penjudi. Dari Batam? Banyak agen atau dipasang melalui internet.
Tahun 1999 hingga 2004 silam, Batam kota surga para penjudi. Baik warga Batam, dari kota lain serta warga Singapura dan Malaysia, keranjingan berjudi. Mulai dari sie jie, togel, tebak bola pingpong hingga jackpot. Tiga kasino dibuka setelah Perda Pariwisata menyetujui Kawasan Wisata Terpadu Ekslusif.
Anehnya, tahun 2004 Batam kota pertama perjudian ditutup. Tak lama kemudian, Singapura membangun dua kasino The Marina Bay Sands dan Sentosa World Resorts. Ribuan pekerja konstruksi bekerja siang malam dibantu berbagai alat berat.
Sentosa World Resorts (SWR) nyaris menggunakan seperempat lahan pulau itu. Proyek senilai S$6.59 miliar itu dikerjakan oleh perusahaan judi Malaysia, Genting International.Integrasi antara sarana transportasi dan kawasan judi dibuat sedemikian rupa hingga akan memudahkan orang berkunjung ke sana.
The Marina Bay Sands (MBS) jauh lebih massif. Dibangun oleh perusahaan judi terbesar dunia Las Vegas Sands, daerah wisata MBS berpadu dengan Marina Barrage, dam yang indah dan mengesankan itu. MBS akan dikelilingi taman yang luar biasa besar dan indah. Bahkan disebut-sebut akan menjadi taman bunga terbesar di Asia. Nilai proyek MBS sebesar S$226 juta.
Saat krisis global 2009 melanda, ekonomi Singapura anljok minus 5 persen. Namun, setahun kemudian, pada 2010 ekonomi Singapura tumbuh dua digit mencapai 14,7 persen, tertinggi dalam sejarah. Banyak pihak menduga, ini karena beroperasinya dua kasino di Sentosa dan Marina Bay.
Dalam pembangunannya saja, ribuan pekerja dan jutaan dolar uang berputar. Ketika tahun ini Singapura dihantam krisis hingga menyebabkan ribuan warga menganggur, MBS dan SWR memberi lowongan kerja sekitar 4000 warganya.
Genting Singapura Plc, operator judi terbesar di Asia, melakukan soft opening Resorts World Sentosa, pusat perjudian kasino pertama di Singapura, sejak 14 Februari 2010, bertepatan dengan Imlek. Sedangkan Marina Bay Sands, beroperasi pada akhir April 2010.
Antrian panjang terlihat ketika pihak manajemen MBS dan SWR membuka bursa lowongan pekerjaan di mal-mal seantero Singapura. Beberapa bulan lalu ketika dua kasino tersebut membuka sekitar 450 karyawan, ada sekitar 5.000 pencari kerja Singapura antri mendapatkan formulir lamaran.
Mengutip The Straits Times, antrian tersebut dianggap sebagai antrian terbanyak pencari kerja sepanjang sepuluh tahun terakhir. Jika kasino sudah beroperasi, Pemerintah Singapura memprediksi bisa mempekerjakan 10.000 orang hanya untuk Sentosa Worlds Resort.
Hotel-hotel dipastikan bakal penuh jika dua rumah judi nanti akan dibuka. Pelaku judi yang disyaratkan harus berpaspor asing, tentu saja datang ke Singapura dengan segepok uang yang tak hanya dihabiskan di meja judi.Tentu saja mereka butuh makan, tempat tinggal, pakaian, dan tak akan segan mengeluarkan uang untuk keperluan ini.
Bukan hanya pemerintah yang menangguk untung dari pajak kunjungan mereka, tapi pelaku usaha di Singapura dipastikan kecipratan untung dengan pembukaan dua rumah judi tersebut.
Singapura sepertinya tahu betul, ketimbang uang penggemar judi disetorkan ke rumah judi on-line di Eropa sana, mendingan “diputar” di Singapura. Raaj yang berpaspor Malaysia, tentu saja dengan senang hati dipersilahkan menikmati bertaruh di meja judi sebenarnya: MBS dan SWR.
Tapi maaf! Untuk warga Singapura, cukup bermain judi lewat toggle saja! Mungkin mereka bisa menyeberang ke Batam, berjudi di tempat-tempat tersembunyi. Lalu, siapa saja yang memenuhi ruang kasino di Singapura?
Marina Bay Sands, hotel sekaligus kasino terbesar setelah Macau, menyedot perhatian pejudi dunia. Di dalam kasino terhampar 600 meja permainan dan 1.500 mesin judi. Kasino seluas 15 ribu meter persegi yang berlokasi di Bayfront Ave Singapore itu memiliki fasilitas lengkap, kasino yang terintegrasi satu bangunan dengan pusat perbelanjaan dan Sand Expo Convention Center itu mampu menyedot demikian banyak pejudi.

Fakta menarik lainnya, wisatawan asing tidak dikenakan biaya masuk untuk bermain di dalam kasino melainkan cukup menunjukkan paspor. Sedangkan bagi warga Singapura, harus membayar SGD 100 atau sekitar Rp 1 jutaan untuk tiket masuk kasino.
Menurut President and Chief Operating Officer Las Vegas Sand Corp Michael Leven, ada tiga negara yang masuk dalam kategori tiga besar yang warganya kerap datang berjudi di Marina. Tiga negara itu adalah Singapura, Malaysia, dan Indonesia. Bahkan, Indonesia pun masuk dalam tiga besar untuk member pejudi kelas VIP.
Lokasi yang strategis dan jenis permainan yang variatif menjadi salah satu daya pikat pejudi untuk menghabiskan uangnya di sana. Kasino mewah yang terdiri atas empat lantai itu menyediakan ragam permainan meja populer. Sebut saja, Roulette, Blackjack, Baccarat dan Sic Bo. Juga aneka mesin judi dengan permainan terbaru seperti Poker video, Sic Bo, dan Roulette elektronik.
Tak hanya melirik pejudi dari Asia, Sands yang merupakan grup Kasino terbesar di Las Vegas dan memiliki Kasino di Macau itu juga membidik pejudi Eropa, Inggris, dan Timur Tengah.
Di Singapura, Casino Marina Bay Sands (MBS) menjadi salah satu kasino terbesar dan populer di kalangan wisatawan mancanegara. Casino ini menjadi bagian dari Resort terpadu Marina Bay Sands yang dibuka sejak 2010.
Mereka yang datang ke Resort terpadu Marina Bay Sands itu, 40 persen merupakan pengunjung kasino, mereka adalah para penjudi yang ingin mengadu nasib di meja roulette, blackjack, baccarat dan sic bo.
Casino Marina Bay Sands memiliki empat lantai dengan luas 15 ribu meter persegi dan 600 meja judi serta 1.500 mesin slot untuk para pengadu keberuntungan. Lantai pertama Casino MBS lebih ditujukan bagi para perokok dan lantai kedua bagi non-perokok. Sementara lantai ketiga dan keempat kasino ini hanya bisa diakses oleh kalangan terbatas.

Berlatarkan ornamen berwarna emas dan dihiasi dengan kristal Swarovski, kasino ini tampak begitu mewah. Memasuki Casino MBS tidak sesulit yang dibayangkan awam. Cukup membawa paspor sesuai identitas dan menjalani pemeriksaan petugas, siapapun bisa bebas bermain sepanjang malam.
Tak ada biaya masuk bagi pemegang paspor asing. Sementara bagi pemegang paspor lokal atau warga permanen Singapura dikenakan biaya S$100 (Rp950 ribu) dan hanya berlaku selama 24 jam setelah masuk. Aturan ini sengaja dibuat pemerintah Singapura agar warga mereka tak kecanduan menghibur diri melalui judi.
Mesin slot adalah mesin judi yang umum terdapat di kasino. Ada tiga atau lebih gambar pada mesin tersebut terdiri yang berputar saat tombol ditekan atau tuas dijalankan. Jika jackpot atau gambar yang keluar sama, maka dialah pemenangnya. Memang, mesin slot merajai di tempat ini. Ada banyak rupa dan gambar mesin slot.
Konon, orang yang pertama mendapatkan jackpot di mesin slot di kasino ini adalah orang Indonesia. Selain paling mudah untuk dimainkan juga cocok bagi pemula. Permainan ini memang benar-benar mengandalkan peruntungan belaka. Apalagi untuk bermain di mesin slot cukup menggunakan 10 dollar Singapura dengan taruhan minimal 1 dollar Singapura.
Hati-hati jika Anda berani mencoba mesin slot, bisa-bisa Anda tak berhenti bermain. Di kawasan kasino juga terdapat restoran-restoran yang menyajikan makanan dengan harga bervariatif. Anda bisa saja masuk ke kasino hanya untuk melihat-lihat dan diakhiri dengan makan di salah satu restoran yang ada. Beberapa bahkan menyediakan menu dengan harga di bawah 10 dollar Singapura.
Casino di Resots World Sentosa juga mengampanyekan bermain judi yang bertanggung jawab. Salah satu programnya adalah dengan menyediakan fasilitas “Loss Limit”. Para pemain bisa menetapkan seberapa banyak uang yang akan ia mainkan. Hal ini untuk mencegah kekalahan dalam jumlah di luar batas kemampuan.
Wisatawan asing tidak perlu membayar untuk bisa masuk ke kasino. Cukup dengan menunjukkan paspor, otomatis mereka bisa masuk. Sementara untuk pengunjung dengan kewarganegaraan Singapura harus membayar 100 dollar Singapura. Cara ini semata-mata untuk mencegah penduduk lokal agar tidak kecanduan berjudi.
Koin Rupiah di Kolam Casino
Selidik punya selidik, tak sedikit juga warga Indonesia yang masuk ke kasino ini. Terlihat jelas dari perawakan, logat bahasa yang digunakan, paspor hijau yang dipegang saat pemeriksaan. Dan satu hal lagi yang menarik. Keberadaan koin rupiah di dalam kolam.
Berada tak jauh dari pintu masuk kasino, kolam ini menampung ribuan koin dari berbagai mata uang asing yang sengaja dilempar pemiliknya sebelum bermain. Alasannya, lagi-lagi demi peruntungan.
Jika hendak mencoba bermain di kasino, jangan pernah berpikir untuk curang. Di sini, petugas dan pelayan kasino kerap mondar-mandir berkeliaran. Begitupun ribuan kamera pengawas di setiap sudut langit yang mengamati segala jenis pergerakan.
Ada baiknya sebelum bermain di kasino, tentukan terlebih dulu seberapa besar uang yang ingin dihabiskan. Jangan pernah terlena dengan kemenangan di permulaan, merasa yakin bisa melipatgandakan uang dengan menambah beberapa kali permainan.
Lantaran seperti pepatah asing mengatakan, the house will always win. Tak peduli seberapa besar uang taruhan yang telah dihabiskan, pada akhirnya, bandar akan selalu menang. ***


