25.2 C
Indonesia
BerandaNEWSHarapan Baru Departemen Vokasi FEB Universitas Andalas

Harapan Baru Departemen Vokasi FEB Universitas Andalas

-

By Socrates – Negara maju seperti Singapura, sejak lama mengutamakan pendidikan vokasi. Seleksinya tidak biasa. Mereka menilai calon mahasiswa apakah memiliki keberanian, membuat sesuatu yang baru. Mahasiswanya hanya 600 orang, tapi mereka yang menjadi motor perubahan di Singapura.

Hal ini disampaikan Dr Asman Abnur, SE, Msi dalam kuliah umum, saat peluncuran perubahan program Diploma III menjadi Departemen Vokasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Andalas, yang dihadiri rektor Universitas Andalas, Dr Efa Yonnedi, SE, MPPM, Akt dan civitas akademika Universitas Andalas, Kamis (30/10/2025)

Menurut Asman Abnur, hal serupa terjadi di China. Misalnya, gagasan mengantarkan barang menggunakan drone. Mahasiswa di jurusan vokasi, belum tamat sudah dibooking dulu oleh perusahaan dan dunia industri. Hal-hal mendasar untuk pendidikan vokasi, pemerintah memiiki komitmen untuk kemajuan pendidikan vokasi.

Melalui Undang-undang  No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi dan diperkuat Peraturan Presiden No. 68 Tahun 2022 tentang Revitalisasi Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Vokasi. ‘’Pemerintah menyediakan anggaran cukup besar untuk mengembangkan pendidikan vokasi,’’ kata Asman Abnur.

Pendidikan vokasi merupakan pendidikan yang sangat diperlukan dalam mengha-silkan lulusan yang kompeten dan dibutuhkan pasar kerja atau mampu berwirausaha, sebagai sumber daya manusia yang produktif dan berdaya saing.

Data tahun 2023 terdapat 1.062 lembaga atau perguruan tinggi vokasi di Indonesia. Namun, akreditasinya hanya 2 yang unggul, 59 baik sekali, 326 baik dan 534 yang belum terakreditasi. ‘’Saya mengusulkan dibuka program studi bisnis digital, karena perkembangan teknologi digital dan Artificial Inteligence (AI) yang sangat cepat,’’ kata Asman Abnur.

Singapura dan Jerman, kata Asman, pendidikan vokasinya mencapai 40 persen dan semua lini, termasuk bidang pesawat terbang. ‘’Saya baru saja meninjau industri minyak cengkeh dan serai. Ternyata, untuk kebutuhan industri parfum, agar parfum tahan lama. Ini binis yang luar biasa. Apakah sudah ada industri minyak cengkeh di Sumatera Barat?,’’ kata Asman Abnur.

Asman Abnur adalah alumni Diploma III Fakultas Ekonomi Universitas Andalas, menyelesaikan Strata 1 di Unversitas Eka Sakti, Padang, dan Strata 2 dan doktoral di Universitas Airlangga, Surabaya. Asman Abnur pernah menjabat sebagai Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Andalas.

Dekan Fakuktas Ekonomi dan Bisnis Universitas Andalas Dr Ferry Andrianus, SE, Msi memaparkan, Program Diploma III Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Andalas, dimulai dengan berdirinya Akademi Administrasi Negara (AAN). Pada tahun 1975 AAN berubah menjadi Pendidikan Ahli Administrasi Perusahaan (PAAP) yang memiliki tiga jurusan yakni pemasaran, keuangan dan kesekretariatan. Lulusannya mendapat diploma setara sarjana muda.

PAAP lalu dilimpahkan ke Fakultas Ekonomi Universitas Andalas dan berubah menjadi program Diploma III pada tahun 1982. Kampusnya di Jati, lalu pindah ke kampus Limau Manis. Sejak Oktober 2025 Program Diploma III berubah menjadi Departemen Vokasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Andalas.

Departemen Vokasi yang baru diluncurkan 30 Oktober 2025 memiliki tiga jurusan yakni D III Manajemen Pemasaran, D III Administrasi Perkantoran, D III Akutansi dan D III Perbankan dan Keuangan.

Mengutip data World Economic Forum, tahun 2030 akan tercipta 19 juta jenis pekerjaan baru dan ada 9 juta pekerjaan yang hilang, digantikan oleh teknologi Artificial Inteligence dan otomasi. ‘’Kalau tidak meningkatkan skill, banyak orang akan ketinggalan. Di imigrasi Singapura tidak lagi orang, sudah online. Bisnis juga harus meningkatkan IT-nya,’’ kata Asman Abnur.

Sejumlah pekerjaan yang akan hilang dan tergusur, seperti teller bank, kasir dan asisten administrasi. Tergantikan oleh sistem otomatis, gadget, pembayaran digital dan soft ware perkantoran. ‘’Di bank-bank Singapura, tidak ada lagi teller, tapi diganti coffe shop dan petugasnya datang membantu nasabah,’’ kata Asman Abnur.

Rektor Universitas Andalas Dr Efa Yonnedi, SE, MPPM, Akt mengatakan, perubahan dari program Diploma III menjadi Departemen Vokasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis, tidak hanya berubah nama, tapi sebagai upaya untuk berubah dan bisa menjawab tantangan zaman. ‘’Departemen vokasi agar cepat berubah, menangkap sinyal-sinyal pasar dan menyiapkan lulusan sehingga bisa mengisi pasar tenaga kerja. Tadi Pak Asman Abnur membisikkan kepada saya, kapan membuka prodi bisnis digital,’’ ujarnya.

Saat ini, Universitas Andalas memiliki 15 fakultas, 1 sekolah pasca sarjana dan memiliki 154 program studi. Jumlah seluruh mahasiswa Unand mencapai 36.124 orang. Sebanyak 86 persen sarjana dan 14 persen pasca sarjana profesi. Jumlah profesor Unand sebanyak 220 orang. ‘’Setiap tahun, Unand meluluskan 8.000 lebih sarjana. Tahun 2025 Unand menerima mahasiswa baru 8.351 orang,’’ katanya.

Keunggulan pendidikan vokasi adalah persiapan langsung siap kerja karena fokus pada keterampilan praktis, waktu tempuh lebih singkat dibandingkan akademik, biaya lebih terjangkau, dan koneksi langsung ke industri melalui magang atau teaching factory. ***

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

LATEST POSTS

ITEBA Gelar FGD Visi Masa Depan

BATAM - Institut Teknologi Batam (ITEBA) mengadakan Focus Discussion Group (FGD) dengan stakeholder mengevaluasi dan menyusun visi menjadi institusi pendidikan tinggi di bidang sains, desain...

Dewan Pendidikan Kota Batam Gelar Seminar Peningkatan Mutu Pendidikan

BATAM- Dewan Pendidikan Kota Batam menggelar seminar dengan tema Strategi Peningkatan Mutu Pendidikan melalui Penguatan Kurikulum dan Kolaborasi Stakehokder Pendidikan, di gedung Technopreneur Politeknik Negeri...

Batam Nominator Daerah Perbatasan Terinovatif

BATAM- Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memaparkan berbagai inovasi daerah Kota Batam dalam rangka penilaian Innovative Government Award (IGA) Tahun 2025 yang digelar oleh Badan...

Ini Dia, Acara Hari Jadi Batam ke 196 Tanggal 18-19 Desember 2025

BATAM – Pemerintah Kota (Pemko) Batam mulai mematangkan berbagai persiapan menjelang peringatan Hari Jadi Batam (HJB) ke-196 yang akan digelar pada 18–19 Desember 2025 mendatang....

Most Popular

spot_img