By Socrates – Industri perkapalan di Indonesia diawali dengan berdirinya galangan kapal Carya di Jakarta tahun 1951. Galangan kapal ini mulai membangun kapal konstruksi baja dengan ukuran hingga 500 DWT. Galangan kapal tersebut merupakan sebuah pencapaian sejarah di bidang industri perkapalan di Indonesia.
Pada tahun 1960 semua perusahaan milik Belanda, termasuk galangan kapal, diambil alih oleh pemerintah Indonesia yang kemudian menjadi badan usaha milik pemerintah. Salah satunya galangan kapal Marina yang didirikan pemerintah Belanda tahun 1939 di Surabaya, kemudian diganti namanya menjadi PT PAL (Penataran Angkatan Laut), dan sekarang menjadi PT PAL Indonesia (Persero).
Seiring dengan meningkatnya kebutuhan kapal baru dan perbaikan kapal di Indonesia, perusahaan galangan kapal di Indonesia tumbuh di berbagai daerah terutama yang berdekatan dengan pelabuhan-pelabuhan besar. Data Kementerian Perindustrian RI, hingga akhir tahun 2016 ada sebanyak 250 galangan kapal di Indonesia.
Sebanyak 70 galangan kapal Indonesia berada di daerah Batam, Kepulauan Riau. Lokasi Batam yang sangat strategis karena berdekatan dengan selat Malaka yang merupakan salah satu jalur pelayaran terpenting di dunia dan berdekatan dengan negara Singapura yang sangat maju di bidang industri perkapalan.
Perusahaan galangan kapal, sudah bermunculan di Batam sejak tahun 1970-an. Perusahaan Bandar Victory Shipyard sudah beroperasi sejak tahun 1979 di Sekupang. Selain itu, PT Batamec Shipyard merupakan perusahaan galangan kapal di bawah Parental Company Otto Marine Limited dari Singapura. Didirikan pada tahun 1985 dengan nama awal PT Batamas Jala Nusantara yang kemudian berganti nama menjadi PT Batamec Shipyard pada tahun 1998.
Puncak kejayaan bisnis galangan kapal di Batam pada tahun 2011 hingga 2012. Rata-rata pertahun perusahaan galangan memproduksi tongkang 700 sampai 800 unit. Tug boat sekitar 200 unit dan kapal khusus sekitar 150 unit. Produksi tersebut sekitar 70 persen orderan dari luar negeri.
Masa keemasan shipyard dari tahun 2006 hingga 2013, industri galangan kapal di Batam mampu menyerap 250 ribu tenaga kerja melalui 126 perusahaan.
Pemerintah Indonesia tengah menggalakkan upaya pengembangan industri galangan kapal, dengan fokus utama pada wilayah Kepulauan Riau (Kepri) mulai dari tahun 2014. Langkah ini merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam mengembangkan poros maritim Indonesia.
Pemerintah juga telah memetakan kondisi industri galangan kapal di berbagai daerah, dengan perhatian khusus pada galangan kapal di Batam. Dalam pemetaan tersebut, terungkap bahwa Batam memiliki 122 galangan kapal atau 58,1% dari total 210 galangan kapal yang ada di indonesia dimana galangan kapal batam tergolong maju dan mampu menyerap 120.000 tenaga kerja.
Oleh karena itu Pemerintah, bekerja sama dengan pengusaha dan pelaku industri lokal, bertekad untuk mereplikasi kesuksesan galangan kapal di Batam ke wilayah lain di Kepri. Langkah ini diharapkan akan membawa peluang ekonomi baru dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat setempat.
Salah satu tantangan utama yang dihadapi oleh industri galangan kapal di Kepri adalah ketidak kekompetitifan harga produk dalam negeri dibandingkan dengan kapal impor. Hal ini disebabkan oleh pengenaan bea masuk sebesar 5-12 persen dan Pajak Pertambahan Nilai 10 persen untuk setiap komponen kapal yang diimpor. Pemerintah berencana untuk membicarakan solusi terkait masalah ini dalam pertemuan mendatang dengan para pelaku industri.
Masa Suram Shipyard
Sejak 2014 galangan kapal di Batam memasuki masa suram. Order sepi. Produksi paling banyak hanya sekitar 200 unit pertahun. Krisis global menjadi salah satu penyebab sepinya industri galangan kapal di Batam. Hanya sebanyak 114 perusahaan aktif dari  190 galangan yang ada di Indonesia. Masa-masa suram industri galangan terjadi tahun 2014 sampai 2020.

Namun, industri galangan kapal Batam bangun dari tidur panjangnya. Satu per satu perusahaan yang sempat vakum, kini beroperasi lagi. Pesanan dari dalam dan luar negeri kini berdatangan. Badan Pusat Statistik (BPS) Batam mencatat, pada Maret 2022, misalnya, nilai ekspor kapal laut dari Batam mencapai 45,54 juta dolar AS. Sedangkan di bulan April 2022 berada di angka 40,06 juta dolar AS.
Tumbuhnya industri pertambangan di sejumlah daerah berdampak besar bagi industri perkapalan di Batam. Hal itu didukung longgarnya aturan ekspor mineral mentah ke luar negeri. Perusahaan-perusahaan pertambangan tersebut membutuhkan banyak tongkang dan tugboat untuk mengangkut hasil eksploitasi sumberdaya alam itu ke berbagai negara.
Bila dirunut ke belakang, redupnya bisnis pembuatan dan reparasi kapal di Batam sejak 2014 berkaitan erat dengan kebijakan pemerintah pusat soal pertambangan. Bermula dari terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2014, yang mengatur pelarangan ekspor mineral mentah, sebagai amanat Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Mineral dan Batubara.
Hanya saja, di tengah tingginya pesanan saat ini, pemilik perusahaan justru kesulitan mencari tenaga kerja terampil untuk mengerjakan aneka permintaan dari pelanggan. Tenaga terampil yang diperlukan terutama di sektor tukang las atau welder. Perusahaan galangan kapal membutuhkan sekitar 5.000 tenaga welding yang sesuai kualifikasi.
Daftar Perusahaan Galangan Kapal Di Kepri
Daftar perusahan galangan kapal di kepri dibagi sesuai kawasan yaitu batam, bintan dan karimun (BBK). Daftar galangan kapal di pulau Batam dibagi menjadi 4 bagian yaitu Tanjunguncang, Kabil, Sekupang dan Batu ampar berdasarkan data dari BP Batam tahun 2021 sebagai berikut:
Tanjunguncang
| No | Nama Perusahaan | Core Bisnis | Kontak/Email | ||
| 1. | Bandar Abadi Batam | Ship Building
Ship Repair |
0778-395222 info@ba-shipyard.com |
||
| 2. | Batam Expresindo
 |
Ship Building Ship Repair |
0778-391956 besbatam@gmail.com |
||
| 3. | Batam Marina Shipyard
 |
Ship Building Ship Repair |
0778-316525 hendi@kietrans.com |
||
| 4. | Batamec
 |
Ship Building Ship Repair Offshore Fabrication |
0778-392201 info@batamec.com |
||
| 5. | Bok Seng Marine Base
 |
Ship Building Ship Repair Rental Ware House |
0778-8075039 daryana@huang-ipl.com  |
||
| 6. | Bumi Natura Indonesia
 |
Ship Building Ship Repair |
081268999608 bnishipyard@gmail.com  |
||
| 7. | Citra Shipyard | Ship Building Ship Repair & Conversion |
0778-7367019 citrashipyard2@cssgroup-batam.com |
||
| 8. | Delta Shipyard
 |
Ship Building Ship Repair |
0778-7368507 admin@deltashipyard.com  |
||
| 9. | Galangan Putra Tanjungpura |
Ship Building Ship Repair |
0778-7368311/22 batam@ptgptr.com |
||
| 10. | Kumala Indonesia Shipyard |
Fabrication, Engineering Ship Building and Repair |
0778-391751, 391686 commercial@kumalashipyard.com |
||
| 11. | Karyasindo Samudra Biru Shipyard |
Ship Building Ship Repair
|
0778-456 461, 452 794 karyasindo_sb@yahoo.com
|
||
| 12 | Loh & Loh Construction Indonesia |
Ship Building Ship Repair |
0778-391830 naharadam.widjadja@miclynexpress offshore.com |
||
| 13. | Marcopolo Shipyard Dry-Docking | Repair and Conversion of Ships |
0778-736 8800 ks.chan@marcopolomarine.com.sg |
||
| 14. | Marinatama Gemanusa
|
Ship Building Ship Rental Ship Operational |
0778-395764 arfelie701909@gmail.com |
||
| 15. | Mc Connel Dowell | Fabrication Steel Spooling Pipework Oil and Gas |
0778-391 989 batam@mcdgroup.com |
||
| 16. | Momentum Anugerah Indonesia |
Ship Building Ship Repair Oil and Gas |
0778-7367100, 222223 info@momentumshipyard.com |
||
| 17. | Palma Progrress Shipyard |
Tug Boat Container Vessel CPO Barge Oil Barge |
0778-391642 admin@palmashipyard.com palma@indosat.net.id |
||
| 18. | Patria Maritim Perkasa
|
Ship Building Ship Repair |
0778-7367111 marketing@patriashipyard.com |
||
| 19. | Pioneer Offshore
Indo Raya |
Ship Building Ship Repair |
0778-391963 | ||
| 20. | Pertama Pasific Shipyard
|
Ship Repair Ship Building Marine Services |
0778-458361 tonhkahm@yahoo.com.sg
|
||
| 21. | Pandan Bahari Shipyard
|
Ship Building Ship Repair
|
0778-392026 pandan@indosat.net.id
|
||
| 22. | SBF Shipbuilders New
|
Building Barge Ship Repair Marina Base
|
0778-8075039/40 ong.sengchye@bokseng-ipl.com |
||
| 23. | Sentek Indonesia
|
Infrastructure Drydock |
0778-7361001 service@sentek-indonesia.com |
||
| 24. | Sumber Marine Shipyard
|
Ship Building Ship Repair |
0778-8075087/8 info@sumbermarineshipyard.com |
||
| 25. | Usda Seroja Jaya New
|
Ship Building Repair and Maintenance |
0778-363656 inquiry@usdaseroja.com |
||
| 26. | Viking Engineering Batam |
Ship Repair Ship Building Steel Construction |
0778-393283 parlin@viking.co.id |
||
Kabil
| No | Nama Perusahaan | Core Bisnis | Kontak/Email | |||
| 1. | Citra Tubindo Tbk
|
Manufacture of Casing Tubing, Line Pipe, Accessories for Oil and Gas |
0778-711888 | |||
| 2. | Dok & Perkapalan Kodja Indonesia |
Ship Building Docking Repair Engineering |
0778-7494517 kbcabbtm@yahoo.co.id |
|||
| 3. | Labroy Shipbuilding | Engineering Ship Building |
0778-450988 hr@labroyshipyard.com |
|||
| 4. | Nexus Engineering Indonesia |
Fabrication Ship Repair |
0778-711188 suribkmgroup-ptnei.com |
|||
| 5. | S.M.O.E Indonesia | Ship Building
|
0778-711223 smoe@cbn.net.id |
|||
| 6. | Surya Prima Bahtera
|
Ship Building
|
0778-711755 sutantyo@spb-shipyard.com
|
|||
| 7. | United Sindo Perkasa
|
Ship Building Ship Repair Offshore Marine Base |
0778-711750 kimhing.yap@vallianzholdings.com |
|||
| 8. | Vesinter Indonesia
|
Ship Building Ship Repair |
commercial_vesinter@gmail.com | |||
Sekupang
| No | Nama Perusahaan | Core Bisnis | Kontak/Email |
| 1. | Bandar Victory Shipyard Repair
|
Ship Building Oil and Gas |
0778-322656 email.bus@gmail.com |
| 2. | Buana Cipta Mandala | Ship Building
|
0778-324758/7, 325853 bs@buanashipyard.com |
| 3 | Cahaya Samudera | Shipyard Ship Building Ship Repair Maintenance |
0778-327806/8 info@cahayasamudrashipyard.com
|
| 4. | Karya Teknik Utama | Ship Building
|
0778-323199 ktubatam@yahoo.com |
| 5. | Kim Seah Shipyard Indonesia |
Ship Building Ship Repair Crew Boat |
0778-322199 paimin@penguin.com.sg |
| 6. | Nongsa Jaya Buana Fabrication Steel | Ship Building Ship Repair |
halim@nongsagroup.com |
| 7. | Seloko Batam Shipyard | Marine Construction Ship Repair New Ship Building |
0778-381144 sekretaris@seloko.co.id |
| 8. | Van Oord Batam
|
Ship Repair
|
0778-6000180 loc.batam@vanoord.com |
Batuampar
| No | Nama Perusahaan | Core Bisnis | Kontak/Email |
| 1. | Bangun Adhyabahan Perkasa |
Fabrication Logistic |
0778-413292 offshore@utraco.com |
| 2. | Cameron Systems | Oil and Gas Parts Manufacturing |
0778-4038000 windadany@c-a-m.com |
| 3. | McDermott Indonesia | Engineering Procurement Construction Installation |
0778-411001 mamin2@mcdermott.com |
| 4. | Sumber Samudra Makmur |
Ship Building Ship Repair |
0778-413145 ssm.dock@gmail.com  |
Kapal Buatan Batam
Berbagai jenis kapal, diproduksi galangan kapal di Batam. Mulai dari kapal tongkang, sampai kapal perang. TNI Angkatan Laut mempercayakan pmbuatan kapal Bantu Cair Minyak (BCM) kapasitas 5.500 ton kepada PT Batamec Shipyard di Tanjung uncang, Batam tahun 2020. Dalam upaya modernisasi alutsista, TNI juga berencana membuat kapal perang.
PaxOcean Group (PaxOcean) menyerahkan kapal self-elevating platform (SEP) untuk instalasi turbin angin lepas pantai kepada Penta–Ocean Construction Co. Ltd. September 2023. Kapal ini merupakan kapal instalasi turbin lepas pantai dan akan dioperasikan di wilayah lepas pantai Jepang.
Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjenhubla) Kementerian Perhubungan juga pernah meluncurkan kapal kontainer 100 TEUs Hull No 287 di Batuaji, Batam. Kapal buatan perusahaan galangan asal Batam itu merupakan salah satu armada untuk program Tol Laut. Kapal seharga Rp113 miliar tersebut diproduksi PT Bandar Abadi Shipyard dan mampu  menampung muatan sebanyak 100 unit kontainer.
Nama PT Karimun Anugrah Sejati (KAS) naik daun saat dipercaya oleh Kementerian Pertahanan RI menggarap KRIÂ Bung Karno-369, sebuah kapal kombatan jenis korvet yang juga digunakan sebagai kapal angkutan VVIP dan Kepresidenan.

Beberapa produk galangan kapal yang berdiri sejak November 2012 ini, telah digunakan oleh TNI Angkatan Laut (TNI AL).Kapal Patroli Cepat 40M (KPC) KRIÂ Torani-860 dan KRIÂ Lepu-861. Kapal dengan panjang 45,5 m dan lebar 7,9 m ini dibekali kanon 20 mm pada haluan depan dan senapan mesin berat kaliber 12,7 mm di bagian buritan.

Selanjutnya produk KAS yang telah beroperasi di TNI AL adalah kapal latih yang dinamai sebagai KAL (Kapal Angkatan Laut)Â Kadet-6Â (V-06), KALÂ Kadet-7Â (V-07). Keduanya diluncurkan pada 26 September 2018, yang memiliki tugas menjaga teritorial laut Indonesia serta digunakan sebagai wahana menuntut ilmu bagi taruna AL. (*)


