By Socrates – Kapal pesiar itu seperti terpacak di pantai dan menghadap ke laut. Dari kejauhan, tampak gedung pencakar langit Singapura. Namun, ini bukan kapal pesiar sesungguhnya. Tapi, sebuah hotel yang dirancang seperti kapal pesiar bernama Pacific Palace Hotel.

Pacific Palace Hotel Batam adalah satu-satunya hotel di Indonesia yang dirancang mirip kapal pesiar. Hotel ini merupakan impian pengusaha Batam Eddy Hendry yang jadi kenyataan, hotel seperti kapal pesiar menghadap ke lautan lepas.
Sebelum rancangan hotel kapal itu rampung, ada beberapa model kapal yang dipakai, seperti ferry dan kapal kayu. Di Indonesia, rancangan bangunan seperti kapal, hanya ada di Fak-fak, Irian Jaya, namun hanya menyerupai kapal layar. Tapi, rancangan hotel seperti kapal pesiar, baru ada di Batam.
Eddy Hendry adalah pengusaha yang berasal dari Urung, Tanjung batu. Masa mudanya dilaluinya di Belakangpadang selama 18 tahun. Lalu, ia pindah ke Batam. Selain pernah menjadi kontraktor, Eddy juga memiliki dua kapal yakni Dedy dan Sri Deni, nama kedua anaknya. Kapal tersebut melayari rute Batam, Singapura dan Tanjungbatu.
Kehidupannya yang dekat dengan laut dan kapal, sehingga ia bercita-cita membangun hotel mirip kapal dan menghadap ke lautan lepas. ’’Modelnya seperti kapal pesiar, tapi arsitekturnya mengalami beberapa perubahan agar memenuhi syarat sebagai sebuah hotel,’’ katanya.
Tidak mudah membangun hotel yang mirip kapal pesiar. Arsiteknya sengaja naik kapal pesiar Star Cruise sebelum merancang hotel ini. Namun, semangatnya mewujudkan hotel berbentuk kapal itu tak kunjung padam.
’’Orang pasti mau mencoba naik ’’kapal’’ yang berada di darat,’’ katanya, optimis. Sejak awal pembangunan hotel ini, Eddy menghabiskan hari-harinya di hotel, dari pagi sampai tengah malam. ’’Sampai-sampai terbawa dalam mimpi,’’ kata istrinya, tertawa.
Pacific Palace Hotel mulai dibangun tahun 2000 silam. Proses pembangunan-nya, memakan waktu tujuh tahun. Hotel kapal pesiar ini, diresmikan 24 Desember 2007. Artinya, tahun 2025 ini hotel tersebut sudah beroperasi selama 18 tahun.
Ornamen dan interior hotel ini perpaduan klasik dan modern. Desain arsitektur dan interiornya unik dan menarik. Fitur paling menonjol dari hotel ini adalah arsitekturnya yang unik dengan desain interior mitologi Yunani. Nama restorannya pun unik. Athena Restaurant dan Golden Palace serta lobby yang dinamakan Neptune Lounge.
Hotel Pacific Palace memiliki 180 kamar delapan lantai dibangun di atas lahan seluas 5 hektar. Kamar yang dirancang dengan elegan. Meliputi 61 kamar Superior, 57 kamar Deluxe, 44 kamar Executive, 17 Suite, dan 1 Presidential Suite. Tipe kamar spesifik adalah Cabin Queen, Cabin Twin, Deluxe King, Deluxe Twin, Deluxe Triple, Executive Suite, dan Pacific Suite.
Struktur bangunan hotel tersebut menggunakan teknologi beton tarik yang jarang digunakan selama ini. Di Indonesia, rancangan bangu-nan seperti kapal pesiar, baru ada di Batam. Struktur bangunan hotel ini, dirancang seorang dosen ITB yang pernah merancang struktur jembatan Barelang.
Konsultan dan arsitek hotel Pacific Palace mengatakan, begitu menerima ide membangun hotel yang menyerupai kapal pesiar itu, ia mencoba menghayati gedung yang menyerupai sebuah kapal. Caranya, ia sengaja menaiki kapal Star Cruise di Singapura, agar bisa merancang hotel seperti kapal pesiar sungguhan.
Masalahnya, bagaimana menyajikan proporsi kapal itu seperti aslinya, sementara ketinggian balok tidak sesuai dengan yang diinginkan. Diperlukan teknologi pre-press yang dihitung seorang arsitek dari ITB Bandung. Sebab, struktur bangunan hotel ini bukan secara konvensional, tetapi menggunakan teknologi beton tarik yang jarang digunakan selama ini. Sehingga, perencanaan arsitektur, struktur dan mekanikal bangunan hotel tersebut memakan waktu hampir empat tahun.
Selain kesulitan merancang strukturnya, kesulitan lain adalah menentukan sirkulasi udara bagi pengunjung hotel yang berbeda. Sebab, hotel ini memang dirancang selain untuk tamu yang menginap, juga untuk pengunjung tempat hiburan dan entertaintment. Termasuk sirkulasi untuk ruang maintanance, swimming poll dan putting golf yang harus menjadi satu dan berhubungan dengan keselamatan pengunjung (safety fire).
Awalnya, direncanakan hotel yang mirip kapal pesiar itu, haluannya berada di bibir pantai, seolah-olah siap meluncur ke lautan lepas. Di sekeliling kapal, dilengkapi dengan gelombang buatan. Namun, gelombang buatan itu dibatalkan. Jika Anda datang ke Pacific Palace Hotel, kolam ikan koi di sekeliling hotel itulah yang semula direncanakan jadi gelombang buatan.
Rancangan danarsitektur Hotel Pasific Palace merupakan bangunan yang cukup menantang dan spektakuler. Impian Eddy Hendry memiliki hotel bak kapal pesiar terwujud. Ia tak bisa menyembunyikan kegembiraan dan rasa puas. ’’Kalau di Sidney terkenal dengan bangunan keong, Malaysia punya twin tower dan Singapura punya gedung mirip durian, Batam punya hotel kapal,’’ ujarnya, bangga.
Sepeninggal Eddy Hendry, Pacific Palace Hotel dikelola oleh putranya Dedy Cahyono. Dedy adalah jebolan Queensland University of Technology Australia jurusan bisnis internasional. Meski bukan dari jurusan perhotelan, Deddy mengaku, apa yang dipelajarinya di negeri kangguru itu, banyak membantu ketika ia menjalankan bisnis yang sudah dirintis mendiang ayahnya.
’’Saya bisa memahami budaya orang asing sehingga bisa memahami budaya tamu-tamu hotel dari luar negeri,’’ katanya. Pesan ayahnya yang selalu diingat Dedy antara lain, bekerja keras dan menghadapi segala sesuatu dengan tenang serta menjaga adik-adiknya.
Hotel ini berlokasi di Jalan Duyung Sei Jodoh, Batam. Hanya 5 menit dari terminal feri Harbourbay dan 30 menit dari Bandara Internasional Hang Nadim. Selain itu, hotel ini juga dekat dengan Nagoya Hill Mall, BCS Mall dan Grand Batam Mall.
Kini, Pacific Palace Hotel jadi pilihan untuk berbagai event, konfe-rensi, rapat, seminar dan acara perusahaan dengan kapasitas 3.500 orang di Pacific Ballroom. Selain nuansa kapal pesiar, Pacific Palace Hotel juga dikenal memiliki restoran dimsum yang enak, kolam renang, dan berbagai fasilitas seperti sauna, spa, karaoke dan panorama laut. ***


