32.6 C
Indonesia
BerandaINDEPTH NEWSBatam Black Out, Monyet Liar, PLN Kelebihan Beban?

Batam Black Out, Monyet Liar, PLN Kelebihan Beban?

-

By Socrates – Banyak yang tidak percaya, penyebab aliran listrik PLN Batam  men-dadak mati total, Senin 12 Oktober 2026 dari jam 06.37 WIB sampai tengah malam selama 16 jam, adalah akibat ulah hewan liar. Selain Batam, Tanjung pinang dan Bintan juga ikut padam dan mati total alias black out. Padamnya listrik  menyebabkan jaringan internet dan air bersih juga ikut mati.Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menyebutkan, penyebab black out di Batam adalah kelelawar. Namun, Sekretaris Perusahaan PLN Batam Rudi Antono menyebutkan, karena gangguan monyet liar. Ada pula yang menduga, PLN Batam kelebihan beban. Mana yang benar?

Manager Komunikasi dan Humas PT PLN Batam, Yoga Perdana Sulastama kepada wartawan mengatakan, dari rekaman CCTV terlihat segerombolan monyet liar di sekitar gardu induk PLN di Sei Harapan. ‘’Diduga, pemicu korsleting adalah monyet yang memanjat travo listrik, monyetnya kesetrum dan travo listrik meledak,’’ kata Yoga seraya menyebutkan, kasus ini masih dalam penyelidikan apakah akibat human error atau sistem yang tidak bekerja

Yoga menyebutkan, di sekitar travo yang meledak itu, ditemukan bangkai seekor monyet yang diduga penyebab korsleting tersebut. Yoga juga membantah, black out ini disebabkan oleh data centre. Sebab, data centre masih dalam proses pembangunan. Dan PLN Batam merencanakan membangun pembangkit listrik baru.

‘’Saat listrik mati total, semua sistem mati. Standar Operasional Prosedur (SOP) jika terjadi black out, PLN akan menyalakan pembangkit yang bisa menghidupkan diri sen-diri dan mengirim daya ke pembangkit lain. Beberapa kali gagal. Kami harus mematikan dulu pembangkit lain dan baru dinyalakan satu persatu. Ini membutuhkan waktu sehingga black out sampai tengah malam. Beban puncak listrik di Batam itu pagi, siang dan malam,’’ papar Yoga.

Listrik di mayoritas wilayah Batam mulai pulih secara bertahap pada Senin malam, dan menurut data PLN, pada Selasa pagi tanggal 13 Oktober 2026 sekitar 98,8% wilayah sudah kembali menyala.

Monyet Liar di Batam

Kawanan monyet liar, masih bertahan di tengah pesatnya pembangunan Batam sebagai kota industri, kawasan perumahan, pariwisata, infrastruktur dan pelebaran jalan. Hutan-hutan ditebangi, sehingga monyet-monyet liar ini, ruang hidupnya makin terbatas. Akibatnya, monyet yang dulu mencari makan di hutan,  bisa terlihat di tepi jalan, bahkan di kawasan permukiman.

 

‘’Banyak monyet liar berkeliaran dari rumah ke rumah penduduk, memanjat tiang dan bergelatungan di kabel listrik, memanjat pohon mencari makan. Saya khawatir, mo-nyet liar ini masuk ke rumah dan menggigit orang,’’ kata Sumarno, warga Batu Besar yang sudah melihat kawanan monyet liar itu, sejak setahun yang lalu.

Diduga, kawanan monyet yang sering terlihat di kawasan Batu Besar itu, dulunya berdiam di hutan-hutan sekitar jalan masuk ke bandara Hang Nadim. Sejak pelebaran jalan dan hutan di kawasan bandara ditebang, kawanan monyet liar itu, pindah dan mencari makan ke kawasan perumahan.

Kawanan monyet liar di Sekupang, sama saja. Secara perlahan, mereka kehilangan hutan tempat bernaung. Monyet liar di Batam umumnya jenis kera ekor panjang dan bisa dijumpai di sekitar hutan, mangrove, tepi jalan, dan permukiman di Batam. Spe-sies ini hidup berkelompok dan memanfaatkan beragam sumber makanan, mulai dari buah-buahan, biji, serangga, hingga sisa makanan manusia.

Selain kera ekor panjang, juga ditemukan lutung kelabu atau lutung perak. Monyet liar masih hidup di Batam karena masih memiliki kantong hutan sekunder, kawasan hijau, vegetasi pesisir, dan mangrove. Kawasan seperti ini dapat menyediakan tempat ber-lindung, pohon untuk beristirahat, serta sumber makanan bagi kawanan monyet liar ini.

Dampaknya, kawanan monyet kehilangan ruang jelajah, jalur perpindahan antar ka-wasan hijau terputus. Sehingga, monyet lebih sering melintasi jalan atau mendekati permukiman. Beberapa kasus monyet liar masuk ke perumahan warga antara lain di perumahan Orchid Park, Arira Garden, Perumahan Modena dan Bida Asri 2 di Batam Centre hingga ke perumahan Taman Sari, Tiban.

Monyet liar tidak selalu agresif, tetapi tetap merupakan satwa liar yang perilakunya dapat berubah, khususnya ketika merasa terancam, melindungi anak, berebut maka-nan, atau terbiasa diberi makan oleh manusia.

Data Global Forest Watch (GFW) menunjukan pada 2001, Batam memiliki 39.200 hektar hutan primer. Hutan di Batam membentang 38% dari luas daratan. GFW me-nyebutkan, tahun 2020, Batam kehilangan 435 hektar hutan primer. Dalam rentang waktu dari 2002 hingga 2025, Batam kehilangan sekitar 17 ribu hektar (kha) hutan primer lembab, yang menyumbang sekitar 52% dari total kehilangan tutupan pohon di wilayah tersebut.

Pemadaman listrik di Batam yang dikaitkan dengan monyet liar, dapat terjadi ketika monyet masuk ke area instalasi listrik dan menyebabkan gangguan pada jaringan. Sebab, di sekitar gardu induk PLN di Sei Harapan, masih memiliki kawasan hutan, pepohonan, dan permukiman yang berdekatan dengan jaringan transmisi maupun distribusi listrik.Dijelaskan Yoga, monyet liar bisa menyebabkan listrik padam ketika tubuhnya atau pergerakannya memicu korsleting atau hubungan pendek arus listrik pada komponen infrastruktur tegangan menengah, seperti trafo, tiang listrik, atau gardu induk. Ini terjadi, apabila monyet menyentuh dua komponen berbeda, sekaligus.

Jika tubuh monyet menjembatani dua kabel fasa yang berbeda, atau kabel fasa de-ngan tanah atau ground secara bersamaan, aliran listrik akan meloncat melalui tubuhnya. Monyet yang melompat atau memanjat ke dalam trafo jaringan atau panel gardu induk dapat menyebabkan ketidakseimbangan sistem, percikan api, atau leda-kan kecil.

Ketika terjadi kontak yang menyebabkan lonjakan arus atau gangguan beban, sistem pengaman jaringan listrik seperti pemutus sirkuit atau breaker, secara otomatis akan memutus aliran listrik (trip) demi mencegah kerusakan yang lebih luas pada jaringan.

Jika dugaan penyebab black out ini benar, PLN Batam harus benar-benar memperha-tikan jaringan listrik berdekatan dengan habitat satwa. Di wilayah yang berbatasan dengan hutan atau pepohonan, peluang interaksi antara satwa dan infrastruktur dapat meningkat. Selain itu, memperbaiki sistem proteksi jaringan listrik harus diperbaiki. Satu gangguan pada titik tertentu dapat memutus suplai ke sejumlah pelanggan, ter-gantung pada konfigurasi jaringan dan sistem proteksinya.

Langkah teknis mencegah pemadaman antara lain memasang pelindung pada bagian instalasi yang rawan disentuh hewan liar, pemeriksaan rutin terhadap gardu, isolator, dan jaringan. Serta mengidentifikasi titik gangguan berulang berdasarkan catatan operasi jaringan. Mempercayakan pengamanan memakai CCTV membuat petugas malas bergerak, mengamankan gardu induk. CCTV hanya merekam, bukan mengusir monyet mendekat ke gardu induk bertegangan tinggi itu.

PLN Batam Kelebihan Beban?

Seorang warga Batam, menulis surat terbuka soal terjadinya black out di Batam. Ia menulis, agar menghentikan drama penyebab blackout karena monyet, kelelawar, dan gardu kena petir. Menurut dia, penyebab black out hanya dua. Yakni, kelebihan beban (overload) dan energi turun mendadak (sudden loss of generation).

’’Batam diduga mengalami keduanya, kelebihan beban dan energi turun mendadak. Beban naik 10,69% per tahun (RUPTL 2025-2034), tapi pembangkit tidak bertambah. Saat satu mesin di Sei Harapan atau Tanjung Uncang trip, energi turun mendadak 50-100 MW. Sistem yang sudah overload langsung jebol. Seluruh Batam, Bintan, Tan-jungpinang mati 18 jam,’’ tulisnya.

Dikatakannya, peristiwa blackout tersebut bukan sabotase. Jika masalahnya PLN Ba-tam kelebihan beban, maka harus tambah daya. Cadangan daya wajib minimal 30 persen. Data Centre wajib membangun pembangkit listrik dan pengolahan air laut menjadi air tawar atau SWRO sendiri. ’’Bintan dan Tanjungpinang wajib membangun pembangkit baru 100 MW, jangan terus bergantung daya dari PLN Batam,’’ tulisnya.

Namun, jika masalahnya black out karena energi turun mendadak, solusinya adalah segera membangun pembangkit baru 200-300 MW sekarang, bukan tahun 2028. Selain itu, perlu dilakukan peremajaan mesin tua di Panaran dan Tanjunguncang yang sudah beroperasi 15 sampai 20 tahun. ’’Batam ini bukan kota kecil. Ini penyumbang devisa, gerbang investasi Singapura-Malaysia. Kami bayar listrik paling mahal di Indonesia tanpa subsidi,’’ katanya.

Direktur Utama PLN Batam Kwin Fo mengatakan, pada tahun 2025 kapasitas terpa-sang PLN Batam hampir 860 Mega Watt dan daya pasok mampu 830 MW dan cadangan daya listrik Batam masih aman. ’’Cadangan daya listrik  PLN Batam 90 Mega Watt.’’ kata Kwin Fo pada podcast di program Socrates Talk kanal Socreative Media pada 8 November 2025.

Dikatakan Kwin Fo, PLN Batam memiliki tim Governance, Risk, and Compliance (GRC) yang memberikan saran dan rekomendasi kepada direksi. Tim GRC adalah unit kerja yang bertanggung jawab mengintegrasikan tiga elemen utama—Tata Kelola Peru-sahaan (Governance), Manajemen Risiko (Risk Management), dan Kepatuhan (Compliance)—sebagai satu kesatuan sistem untuk mendukung pencapaian target bisnis yang andal, akuntabel, dan berintegritas.

Data terbaru tahun 2026 kapasitas terpasang sistem kelistrikan PT PLN Batam yang mencakup sistem Batam-Bintan mencapai sekitar 1,03 juta kW atau setara 1.030 MW. Sedangkan daya mampu pasok tercatat sebesar 880,5 MW hingga 844,2 MW dengan cadangan daya atau reserve margin berkisar 119–124 MW. Beban puncak berada di kisaran 761 MW hingga 841 MW.

Yang perlu dicatat, pertumbuhan konsumsi listrik di Batam mengalami lonjakan signi-fikan. Sepanjang tahun 2022, pertumbuhan listrik meningkat setelah pandemi sebesar 14,71 % dari 2,56 juta Megawatt hour (MWh) kemudian pada tahun 2023 sebesar 9,06% dan diproyeksi tahun 2024 naik sebesar 10 hingga 15%. Sementara, PLN Batam memproyeksikan kebutuhan tenaga listrik 10 tahun ke depan akan meningkat dengan pertumbuhan rata-rata sekitar 6% per tahun.

Jumlah pelanggan PT PLN Batam pada tahun 2024 tercatat sebanyak 360.000 pe-langgan. Sebanyak 346.662 pelanggan terdampak kebijakan penyesuaian tarif listrik atau tariff adjustment pada pertengahan tahun 2024. Pada tahun 2025 jumlah pelanggan PLN Batam bertambah. Total jumlah pelanggan PLN Batam 395.561. Rin-ciannya, rumah tangga 330.591 Bisnis 55.371, pelanggan industri 43,  Multiguna atau Curah 2.674,  Pemerintah 1.881 dan Sosial 4.609.

Hingga akhir tahun 2025, total jumlah pelanggan PT PLN Batam tercatat mencapai 399.835 pelanggan dari berbagai segmen. Tahun 2026 jumlah total pelanggan PLN Batam yang tercatat aktif, meningkat menjadi 411.219 pelanggan. ”Kapasitas daya PLN Batam cukup dan total pelanggan sampai Oktober 2026 sebanyak 411.219 pelanggan,’’ kata Rudi Antono, Sekretaris Perusahaan PLN Batam, Sabtu (17/10/2026)

Bagaimanapun, peristiwa blackout sampai 16 jam, sangat mengecewakan pelanggan, dunia usaha, sektor industri, pariwisata, telekomunikasi, dan warga Batam secara keseluruhan. Padamnya listrik, berdampak pada instalasi pengolahan air minum dan jaringan internet.

Jajaran pimpinan sampai staf terbawah PLN harus menyadari, warga Batam tidak terbiasa dengan listrik mati. Malam itu, Batam kacau balau. Anak-anak dan bayi mena-ngis karena gerah dan gelap. Sebagian warga memilih menginap di hotel. Semua traffic light mati. Orang serentak keluar rumah. Naik motor dan mobil. Akibatnya, macet dimana-mana.

Selain gerak cepat secara teknis, PLN Batam juga harus siap menghadapi krisis ko-munikasi dengan pelanggan. Pelanggan harus mendapat penjelasan yang akurat, apa penyebab black out. Informasi yang beredar, akibat hewan liar. Sehingga, warga menebak-nebak, termasuk menteri Bahlil Lahadia, karena kelelawar, ular, monyet atau biawak.

Akibatnya, muncul berbagai spekulasi di media online dan media sosial. Jangan lupa, di era digital ini media mainstream dan konvensional sudah ditinggalkan. Semua orang bisa menjadi pewarta yang disebut citizen journalism atau lebih dikenal dengan sebutan netizen. Saat ini, berita bohong atau hoaks, beredar enam kali lebih cepat dibanding sebelumnya.

Ini saatnya PLN Batam sebagai perusahaan listrik swasta satu-satunya di Indonesia, berbenah. Jangan lupa, tunaikan janji dalam bentuk kompensasi pengurangan biaya listrik 15 persen sampai 25 persen seperti yang dijanjikan. ***

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

spot_img